Banyak peternak tidak menyadari bahwa selisih berat beberapa kilogram saja bisa membuat harga jual ternak turun drastis. Kesalahan ini sering terjadi bukan karena kualitas hewan yang buruk, melainkan karena metode penimbangan yang tidak akurat. Hewan yang bergerak, stres, atau tidak stabil saat ditimbang bisa menyebabkan data berat melenceng, dan dampaknya langsung terasa saat negosiasi harga di pasar atau rumah potong.
Masalahnya, kesalahan timbang ini terjadi diam-diam dan terus berulang. Tanpa sistem penimbangan yang tepat, peternak berisiko kehilangan potensi keuntungan jutaan rupiah hanya karena angka berat yang tidak presisi.
Kesalahan Timbang Hewan yang Paling Sering Terjadi
Di lapangan, ada beberapa penyebab utama kenapa berat ternak sering tidak sesuai kondisi sebenarnya:
- Hewan terus bergerak saat ditimbang
- Menggunakan timbangan lantai biasa tanpa pengaman
- Permukaan licin yang membuat hewan tidak stabil
- Tidak adanya fitur auto-hold pada indikator timbangan
Kondisi ini sangat umum terjadi pada penimbangan sapi, kerbau, atau kambing besar, terutama saat penimbangan dilakukan cepat atau di area terbuka.
Kenapa Timbangan Hewan dengan Kerangkeng Jadi Solusi?
Timbangan hewan dengan kerangkeng dirancang untuk mengunci posisi hewan selama proses timbang, sehingga sensor dapat membaca berat secara optimal. Kerangkeng membantu:
- Mengurangi gerakan berlebih
- Menjaga keamanan hewan dan operator
- Menghasilkan data berat yang lebih akurat dan konsisten
- Mempermudah proses timbang di kandang maupun area penjualan
Dengan data yang akurat, peternak bisa menentukan harga jual dengan percaya diri, menyusun strategi pakan, dan memantau pertumbuhan ternak secara objektif.
Dampak Langsung ke Harga Jual Ternak
Dalam praktik jual beli ternak, berat adalah penentu utama harga. Selisih kecil saja bisa berarti:
- Harga jual lebih rendah dari seharusnya
- Posisi tawar peternak melemah
- Kerugian kumulatif dalam jangka panjang
Itulah sebabnya, sistem penimbangan yang tepat bukan lagi pilihan tambahan, tapi kebutuhan penting dalam peternakan modern.
_11zon.webp)
0 Komentar